Tuhan Tidak Pernah Berhenti Bekerja

"Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah."
Yesaya 40 : 31
“Mengapakah engkau berkata demikian, hai Yakub, dan berkata begini, hai Israel: ‘Hidupku tersembunyi dari Tuhan, dan hakku tidak diperhatikan Allahku?’ Tidakkah kautahu, dan tidakkah kaudengar? Tuhan ialah Allah kekal yang menciptakan bumi dari ujung ke ujung; Ia tidak menjadi lelah dan tidak menjadi lesu, tidak terduga pengertian-Nya.” (Yesaya 40:27-28)
Pernahkah kita merasa Tuhan seolah tidak melihat penderitaan kita?
Kita sudah berdoa, menunggu, dan berharap, tetapi keadaan belum juga berubah. Lalu muncul pertanyaan di dalam hati, “Tuhan, apakah Engkau benar-benar melihatku?”
Bangsa Israel pun pernah mengalami pergumulan yang sama. Saat hidup dalam pembuangan, mereka merasa Tuhan telah melupakan mereka dan tidak lagi memperhatikan keadaan mereka.
Namun Tuhan menjawab dengan mengingatkan siapa diri-Nya.
Dia adalah Allah yang kekal. Dia tidak pernah lelah, tidak pernah kehilangan kendali, dan pengertian-Nya jauh melampaui pengertian manusia.
Sering kali kita menganggap bahwa jika Tuhan mengasihi kita, maka Dia akan segera mengubah keadaan. Padahal cara kerja Tuhan tidak selalu sesuai dengan logika kita. Yang terlihat seperti keterlambatan di mata manusia, bisa jadi adalah bagian dari rencana-Nya yang sedang dipersiapkan dengan sempurna.
Bukan berarti Tuhan tidak melihat penderitaan kita. Dia melihat. Dia mengetahui setiap air mata, setiap doa, dan setiap pergumulan yang kita alami. Hanya saja, hikmat-Nya berbeda dengan hikmat kita.
Karena itu, ketika kita tidak mengerti apa yang sedang Tuhan kerjakan, ingatlah siapa Tuhan itu. Dia tetap Allah yang sama dari dahulu, sekarang, dan sampai selama-lamanya. Dia setia dari generasi ke generasi. Perbuatan-Nya tidak pernah berubah, dan kasih-Nya kepada umat-Nya tidak pernah berakhir.
Mungkin Tuhan tidak langsung mengubah hidup kita dalam sekejap. Namun bagi mereka yang tetap percaya dan menanti-nantikan Tuhan, Dia memberikan sesuatu yang terlebih dahulu kita butuhkan yaitu, kekuatan yang baru setiap hari nya.
Bukan selalu jalan yang lebih mudah, tetapi hati yang dikuatkan untuk tetap berjalan bersama-Nya sampai waktu-Nya tiba.
“Tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru; mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.” (Yesaya 40:31)
Doa Penutup
Bapa di surga, terima kasih karena Engkau tidak pernah meninggalkanku, sekalipun sering kali aku tidak memahami jalan-Mu. Ajarku untuk tetap percaya ketika jawabannya belum terlihat dan tetap berharap ketika hatiku mulai lelah. Berikan aku kekuatan baru untuk menjalani setiap proses bersama-Mu. Tolong aku untuk selalu mengingat bahwa Engkau adalah Allah yang setia, yang tidak pernah lelah bekerja, dan yang selalu memegang hidupku di tangan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus aku berdoa, Amin🙏🏻
