Ruang Sela Logo
Ruang SelaDaily Devotion
iman • hikmat • takut24 Mei 20261 menit baca 42

Sudahkah Aku Berserah, atau Masih Memegang Kendali?

Sudahkah Aku Berserah, atau Masih Memegang Kendali?

"Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin."

Yakobus 1 : 6

Mungkin banyak dari kita pernah ada di posisi seperti ini, dimana kita sudah berdoa.

“Tuhan, aku percaya kepada-Mu.”
“Tuhan, pegang kendali.”
“Jadilah kehendak-Mu.”

Tetapi setelah selesai berdoa, hati masih bertanya…

“Sampai kapan?”
“Aku harus bagaimana?”
“Kalau nanti begini bagaimana?”

Lalu pikiran mulai berjalan sendiri.

Mulai memikirkan berbagai kemungkinan.
Mulai mencari jalan keluar dengan kekuatan sendiri.
Mulai ingin mengambil kembali kendali yang tadi sudah kita serahkan kepada Tuhan.

Yakobus berkata:

“Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang…”
(Yakobus 1:6)

Dulu aku sering berpikir ayat ini berarti:

“Kalau masih takut, berarti imanku kurang.”

Tetapi ketika membaca konteksnya, aku sadar Yakobus sedang berbicara tentang hati yang mendua.

Satu sisi berkata, “Tuhan, aku percaya kepada-Mu. Tetapi sisi lain berkata, “Tuhan, biar aku pegang kendalinya sendiri.”

Itu sebabnya Yakobus memakai gambaran

“seperti gelombang laut yang diombang-ambingkan angin.”

Karena hati yang mendua akan terus terombang-ambing

hari ini percaya,
besok khawatir,
hari ini menyerahkan,
besok mengambil kembali kendali.

Dan jujur, aku sendiri sebagai penulis pun masih belajar untuk benar-benar submit to Him.

Karena kadang bibir kita sudah berkata, “Tuhan, aku serahkan,” tetapi hati masih diam-diam ingin memegang kendalinya sendiri.

Saat pikiranku mulai berisik, aku sering mengingatkan diriku sendiri:

“Diamlah dan ketahuilah, bahwa Akulah Allah.”
(Mazmur 46:10)

Aku tidak tahu kapan jawaban Tuhan datang.

Aku tidak selalu tahu apa yang akan terjadi besok.

Tetapi aku tahu satu hal, tidak ada persoalan yang terlalu besar bagi Tuhan-ku

Doa Penutup

Tuhan Yesus, ajarkan kami untuk sungguh percaya kepada-Mu dan melepaskan kendali yang masih kami pegang. Saat hati kami dipenuhi kekhawatiran, ingatkan kami bahwa Engkau tetap bekerja meskipun kami belum melihat jawabannya. Ajari kami untuk tenang dan berserah kepada kehendak-Mu. Dalam nama Yesus, Amin 🙏🏻

Bagikan:WhatsApp

Terima devotion via email

Dapatkan renungan harian langsung di inbox kamu setiap paginya.

Daftar Sekarang