Mengapa Mengikut Kristus Terasa Sulit?

"Masuklah melalui pintu yang sesak itu, karena lebarlah pintu dan luaslah jalan yang menuju kepada kebinasaan, dan banyak orang yang masuk melaluinya; karena sesaklah pintu dan sempitlah jalan yang menuju kepada kehidupan, dan sedikit orang yang mendapatinya."
Matius 7 : 14
“Masuklah melalui pintu yang sesak itu…” (Matius 7:13-14)
Menjadi pengikut Kristus memang bukan jalan yang mudah.
Yesus sendiri tidak pernah menjanjikan bahwa hidup mengikut-Nya akan selalu nyaman. Justru Dia berkata bahwa jalan menuju kehidupan itu sempit, dan sedikit orang yang menemukannya.
Mengapa jalan itu sempit?
Karena jalan itu menuntut kita untuk menyangkal diri, melawan keinginan daging, mengampuni ketika terluka, tetap jujur ketika orang lain berbuat curang, dan tetap taat kepada Tuhan ketika lebih mudah mengikuti arus dunia.
Tidak jarang dalam perjalanan itu kita merasa lelah. Kita jatuh bangun dalam pergumulan, bergumul dengan dosa yang sama, bahkan terkadang ingin menyerah.
Namun ayat ini bukan ditulis untuk membuat kita putus asa, melainkan untuk mengingatkan bahwa kesulitan dalam perjalanan iman bukanlah sesuatu yang aneh.
Jalan yang menuju kehidupan memang sempit.
Sebaliknya, jalan yang menuju kebinasaan terlihat lebih mudah. Tidak perlu melawan diri sendiri. Tidak perlu memikul salib. Tidak perlu hidup dalam ketaatan. Karena itulah banyak orang memilihnya.
Tetapi Tuhan memanggil kita untuk tetap berjalan di jalan yang benar, sekalipun langkah kita terkadang tertatih-tatih.
Jika hari ini engkau sedang berjuang melawan dosa, jangan menyerah. Jika hari ini engkau merasa lelah dalam ketaatan, jangan berhenti.
Teruslah datang kepada Kristus.
Sebab yang membedakan orang percaya bukanlah bahwa mereka tidak pernah jatuh, melainkan bahwa mereka terus bangkit dan kembali kepada Tuhan.
Tetaplah berada di jalan yang sempit itu, karena di ujungnya ada kehidupan.
Doa Penutup
Bapa di surga, tolong kami untuk tetap setia berjalan di jalan-Mu, sekalipun terasa sulit. Berikan kami kekuatan untuk bangkit setiap kali kami jatuh dan hati yang selalu rindu kembali kepada-Mu. Mampukan kami bertahan sampai akhir. Di dalam nama Tuhan Yesus kami berdoa, Amin🙏
