JANGAN BIARKAN FOMO MENGENDALIKAN HIDUPMU

"Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya."
Amsal 14 : 15
FOMO (Fear of Missing Out) bisa membuat kita mengambil keputusan yang sebenarnya tidak perlu. Membeli sesuatu karena sedang tren. Mengikuti sesuatu karena semua orang melakukannya atau merasa harus memiliki apa yang dimiliki orang lain.
Lalu bagaimana cara menghadapinya?
1. Tanya diri sendiri, “Aku benar-benar perlu ini nggak?”
Sebelum membeli sesuatu atau mengikuti sebuah tren, berhentilah sejenak.
Tanyakan pada diri anda, “Aku memang membutuhkan ini?” atau “Aku hanya takut ketinggalan tren?”
“Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.”
(Amsal 14:15)
Orang bijak tidak mengambil keputusan secara impulsif.
2. Periksa motivasi hatimu
Tanya dengan jujur, “Aku melakukan ini karena memang aku menyukainya?” atau “Karena aku ingin mendapat pengakuan dari orang lain?”
Terkadang yang kita cari bukan barangnya. Bukan pencapaiannya. Melainkan validasi dari orang lain.
“Sebab jika aku masih mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.”
(Galatia 1:10)
3. Filter apa yang kamu lihat di media sosial
Apa yang kita lihat setiap hari akan memengaruhi apa yang kita inginkan. Jika kita terus melihat kehidupan orang lain, kita akan lebih mudah membandingkan diri dan merasa kurang.
Karena itu, bijaklah memilih apa yang kamu konsumsi.Ikuti hal-hal yang membangun iman, pengetahuan, dan kehidupanmu.
“Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”
(Amsal 4:23)
Apa yang memenuhi pikiran kita hari ini akan membentuk keinginan kita esok hari.
4. Pilih lingkungan yang membangun
Lingkungan memiliki pengaruh besar terhadap cara kita berpikir dan mengambil keputusan.
Jika kita terus berada di sekitar orang-orang yang hanya mengejar gengsi, status, dan pengakuan, kita akan lebih mudah terjebak dalam FOMO.
Sebaliknya, carilah teman-teman yang mendorongmu untuk bertumbuh dalam iman dan hidup sesuai kehendak Tuhan.
“Pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik.”
(1 Korintus 15:33)
FOMO membuat kita terus melihat apa yang sedang dimiliki dunia. Tetapi hikmat mengajarkan kita untuk bertanya,
“Apakah aku benar-benar membutuhkannya?”
Karena tidak semua yang sedang tren harus kita ikuti. Dan tidak semua yang kita inginkan harus kita miliki.
Doa Penutup
Tuhan Yesus, terima kasih untuk segala berkat yang telah Engkau berikan dalam hidup kami. Ampuni kami jika sering membandingkan diri dengan orang lain dan mengejar hal-hal yang sebenarnya tidak kami perlukan. Berikan kami hikmat untuk mengambil keputusan dengan bijaksana, menjaga hati kami, dan belajar merasa cukup di dalam-Mu. Tolong kami agar hidup tidak dikendalikan oleh FOMO, tetapi dipimpin oleh kehendak-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus, Amin. 🙏🏻
