Hawa Nafsu Tidak Selalu Seperti yang Kamu Pikirkan

"Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu"
Yakobus 4 : 7
Kita ingin lebih banyak.
Lebih dipuji.
Lebih dilihat.
Lebih diakui.
Lebih memiliki.
Dan tanpa sadar, keinginan itu perlahan mulai memuaskan ego kita sendiri.
Sebagai manusia, kita sering berjuang melawan hawa nafsu dan keinginan daging.
Dan ketika mendengar kata hawa nafsu, sering kali yang terlintas di pikiran kita hanya hal-hal yang berhubungan dengan seksual. Padahal Alkitab berbicara lebih luas dari itu.
Hawa nafsu juga bisa berupa:
keinginan untuk dipuji,
keinginan untuk memiliki semuanya,
keinginan untuk menjadi lebih dari orang lain,
atau keinginan untuk selalu mengikuti kemauan diri sendiri.
Tidak semuanya terlihat besar di awal.
Kadang semuanya dimulai dari sesuatu yang terlihat kecil.
Lalu bagaimana cara melawannya?
Yakobus berkata:
“Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu.”
(Yakobus 4:7)
Tetapi mungkin kita bertanya:
“Tunduk kepada Tuhan itu bagaimana?”
Tunduk kepada Tuhan berarti menaruh keinginan dan hidup kita di bawah kehendak Tuhan.
Artinya bukan lagi:
“Apa yang aku inginkan?”
Tetapi:
“Apa yang Tuhan inginkan?”
Saat kamu mulai tergoda oleh keinginan dan hawa nafsumu, datanglah kepada Tuhan dan bertanyalah:
“Tuhan, apakah ini hanya keinginanku sendiri?”
“Atau ini selaras dengan kehendak-Mu?”
Mintalah hikmat.
Mintalah petunjuk.
Mintalah kekuatan dari Tuhan untuk melawannya.
Lalu Yakobus berkata:
“Lawanlah Iblis.”
Artinya jangan memberi ruang bagi pikiran yang menghasutmu.
“Tidak apa-apa sekali saja.”
“Tidak ada yang tahu.”
“Besok baru berubah.”
Saat pikiran itu datang, jangan tinggal terlalu lama di sana.
Cepat bawa dalam doa.
Cepat lari kepada Tuhan.
Karena Yesus sendiri berkata:
“Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah.”
(Matius 26:41)
Mungkin kita memang lemah.
Tetapi kita tidak sedang berjuang sendirian.
Tuhan tidak meminta kita menang dengan kekuatan sendiri. Dia mengundang kita datang kepada-Nya
Doa Penutup
Tuhan, jagalah hatiku agar tidak mengikuti keinginanku sendiri lebih dari kehendak-Mu. Berikan aku hikmat untuk mengenali setiap godaan dan kekuatan untuk melawannya. Ajari aku untuk selalu tunduk kepada-Mu dan memegang tangan-Mu. Di dalam nama Yesus, Amin🙏🏻
