Ruang Sela Logo
Ruang SelaDaily Devotion
pengharapan • takut8 Juni 20262 menit baca 57

Di Tengah Ketidakpastian, Tuhan Tetap Menyertai

    Di Tengah Ketidakpastian, Tuhan Tetap Menyertai

"Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan"

Yesaya 41:10

Belakangan ini banyak orang merasa cemas.

Ada yang khawatir tentang usaha yang sedang sepi.

Ada yang takut kehilangan pekerjaan.

Ada yang melihat harga-harga terus naik dan bertanya:

“Bagaimana nanti?”

“Apakah semuanya akan baik-baik saja?”

Pertanyaan seperti ini sangat manusiawi.

Tetapi jauh sebelum kita hidup di zaman yang penuh ketidakpastian ini, Tuhan Yesus sudah mengetahui kecenderungan hati manusia untuk khawatir tentang hari esok.

Karena itu Dia berkata:

“Sebab itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?”

( Matius 6:25 )

Yesus tidak mengatakan bahwa kebutuhan hidup tidak penting.

Makanan penting.

Pekerjaan penting.

Keuangan penting.

Tetapi Yesus mengingatkan bahwa hidup kita tidak ditopang oleh semua hal itu. Allah yang memberi hidup adalah Allah yang sanggup memelihara hidup itu. Karena itu ketika ketidakpastian membuat hati mulai gelisah, Tuhan kembali berkata:

“Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan.”

( Yesaya 41:10 )

Perhatikan bahwa Tuhan tidak berkata:

“Jangan takut karena semua masalahmu akan langsung hilang.”

Tuhan berkata, “Jangan takut karena Aku menyertai engkau.”

Sering kali yang kita perlukan bukan mengetahui apa yang akan terjadi besok. Tetapi mengetahui siapa yang berjalan bersama kita menuju hari esok.

Kita mungkin tidak dapat mengendalikan keadaan ekonomi.

Kita mungkin tidak tahu apa yang akan terjadi beberapa bulan ke depan.

Tetapi kita mengenal Tuhan yang memegang masa depan.

Karena itu hari ini, mari tetap bekerja dengan setia, mengelola apa yang Tuhan percayakan dengan bijaksana, dan menyerahkan kekhawatiran kita kepada-Nya.

Sebab pengharapan kita tidak terletak pada keadaan dunia yang selalu berubah.

Pengharapan kita terletak pada Tuhan yang tidak pernah berubah.

“Maka janganlah kamu khawatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

( Matius 6:34 )

Doa Penutup

Tuhan, sering kali hatiku dipenuhi kekhawatiran tentang hari esok. Tolong aku untuk tetap percaya bahwa Engkau mengetahui setiap kebutuhanku dan memegang masa depanku. Ajarku untuk hidup setia hari ini dan menyerahkan hari esok ke dalam tangan-Mu. Dalam nama Yesus. Amin🙏🏻

Bagikan:WhatsApp

Terima devotion via email

Dapatkan renungan harian langsung di inbox kamu setiap paginya.

Daftar Sekarang