Ruang Sela Logo
Ruang SelaDaily Devotion
iman22 Mei 20262 menit baca 39

Belajar dari Ratu Esther — Part 1 — Sebelum Dipakai, Tuhan Membentuk

Belajar dari Ratu Esther — Part 1 — Sebelum Dipakai, Tuhan Membentuk

"Karena Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu… "

Yeremia 29:11

Sebelum Dipakai, Tuhan Membentuk

Esther tidak langsung menjadi seorang ratu. Di awal kisahnya, bangsa Israel sedang hidup dalam masa pembuangan. Dan Esther sendiri bukan seorang putri kerajaan. Dia adalah seorang anak yang kehilangan ayah dan ibunya sejak kecil lalu dibesarkan oleh Mordekhai.

“...sebab anak itu tidak mempunyai ayah dan ibu...”

— Ester 2:7

Aku membayangkan, mungkin saat itu Esther tidak mengerti mengapa hidupnya harus berjalan seperti itu.

Mengapa harus kehilangan?

Mengapa harus mengalami hal yang tidak mudah?

Mengapa hidupnya berbeda dari orang lain?

Dan kadang kita juga bertanya hal yang sama:

“Tuhan, kenapa hidupku seperti ini?”

“Tuhan, sampai kapan?”

Mungkin hari-harimu sekarang sedang terasa berat. Mungkin ada air mata yang tidak dilihat orang lain. Mungkin ada doa yang belum dijawab. Mungkin ada proses yang terasa panjang dan melelahkan.

Tetapi melihat kisah Esther, aku belajar satu hal:

Sering kali kita tidak mengerti alasan dari setiap proses yang sedang kita jalani. Tetapi bukan berarti Tuhan sedang meninggalkan kita.

Karena bisa jadi Tuhan sedang membentuk sesuatu di dalam dirimu yang belum bisa kamu lihat sekarang.

Bukan selalu untuk sesuatu yang besar menurut dunia. Tetapi sesuatu yang besar dalam tujuan Tuhan.

Karena mahkota tidak dimulai dari istana.

Kadang mahkota dimulai dari proses.

Tetapi perjalanan Esther tidak berhenti saat ia menjadi ratu.

Karena ternyata mendapatkan mahkota bukan akhir dari ceritanya. Justru di situlah bagian yang lebih sulit dimulai.

Cerita Esther belum selesai, sampai jumpa di Part 2: keberanian, iman, dan hati untuk melayani ✨

Doa Penutup

Tuhan, kadang aku tidak mengerti proses yang sedang aku jalani. Tetapi hari ini aku belajar bahwa proses bukan berarti Engkau meninggalkanku. Ajarku untuk tetap setia menjalani setiap proses yang Engkau izinkan terjadi dalam hidupku. Bentuklah hatiku sesuai kehendak-Mu dan pakailah hidupku untuk tujuan-Mu. Di dalam nama Tuhan Yesus, Amin 🙏🏻

Bagikan:WhatsApp

Terima devotion via email

Dapatkan renungan harian langsung di inbox kamu setiap paginya.

Daftar Sekarang